Powered By Blogger

Minggu, 27 Maret 2011

Hal Yang Disembunyikan ALLAH Untuk Umat Muhammad

 
Allah SWT selesai menciptakan Jibril as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang, sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap).

Setelah itu Jibril as memandang dirinya sendiri dan berkata: “Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?.”

Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. “Tidak” Kemudian Jibril as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.

Setelah selesai Jibril as solat, maka Allah SWT berfirman yang bermaksud. “Wahai Jibril, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya Muhammad.’ dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa,

Sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaan-Ku dan ketinggian-Ku, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari sholatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintah-Ku, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintah-Ku.“

Kemudian Jibril as berkata: “Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?“
Lalu Allah berfirman yang bermaksud. “Ya Jibril, akan Aku berikan syurga Ma’waa sebagai tempat tinggal…“

Kemudian Jibril as meminta izin kepada Allah untuk melihat syurga Ma’waa. Setelah Jibril as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibril as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000 tahun, terbanglah malaikat jibril as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:
“Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya?“

Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud. “Wahai Jibril, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan…. .”

Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan… Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara yaitu :

1. Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.
2. Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
3. Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
4. Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
5. Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).
6. Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.

Jilbab Syariat VS Jilbab Maksiat

Subhanallah! Membaca senandung Ayat Cinta di atas, sungguh sangat luar biasa akan arti pentingnya sebuah Jilbab (kudung). Ternyata jilbab bukan hanya sekedar berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga agar kaum Hawa itu mudah dikenal dan tidak diganggu oleh kaum Adam.

“ Hai Nabi ! katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” ( Q.S. Al- Ahzab : 59 )

Untuk itulah jilbab itu wajib bagi setiap muslimah siapa pun dia, miskin atau kaya, jelek atau cantik, pendek atau tinggi, guru atau siswa, dosen atau mahasiswi, dokter atau pasien. Semuanya wajib bagi yang bernama perempuan.

Namun kenyataan di lapangan justru sangat jauh berbeda. Kalau di era Rasulullah, jilbab berfungsi sebagaimana fungsi yang diterangkan dalam ayat di atas. Inilah yang dikenal dengan Jilbab Syariat.

Tapi saat ini, jilbab justru hanya berfungsi sebagai penutup kepala layaknya fungsi sebuah Topi, hanya dipakai jika hendak keluar rumah. Tak heran jika banyak kasus kriminal yang ditayangkan dilayar kaca banyak yang jadi korban pemerkosaan dan perzinahan adalah para gadis-gadis remaja yang nota benenya mereka adalah seorang muslimah. Itulah yang dikenal dengan Jilbab Maksiat.


Artinya jilbab yang dikenakannya tak memiliki arti apa-apa. Bukan sebagai tanda pengenal bukan pula sebagai pelindung dari gangguan para lelaki. Tetapi justru sebagai pembawa bencana. Naudzubilah min dzalik!

Maraknya Jilbab Maksiat
Asal mula maraknya jilbab gaul alias jilbab maksiat, bersumber dari beberapa faktor. Sebagaimana yang ditulis oleh Abu Al-Ghifari dalam bukunya “Kudung Gaul” mengatakan bahwa munculnya jilbab gaul ini sebagai akibat infiltrasi atau perembesan budaya pakaian barat terhadap generasi muda Islam. Mengapa hal ini bisa terjadi? Penyebabnya antara lain :

Pertama, maraknya tayangan televisi dan bacaan yang terlalu berkiblat ke mode barat. Faktor inilah yang paling dominan. Betapa tidak, sejak menjamurnya televisi dan tabloid yang saling bersaing mencari pemirsa dan peminatnya, maka mereka dengan menghalalkan segala cara mengumbar mode buka-bukan ala barat yang menyebabkan munculnya peniruan di kalangan generasi muda Islam. ditambah lagi maraknya rental-rental VCD semakin membuat umat muslim terlena dengan dunia.

Kedua, minimnya pengetahuan anak-anak terhadap nilai-nilai Islam. Hal ini terjadi disebabkan dikuranginya jam pendidikan agama di sekolah-sekolah umum baik di SD, SMP dan SMU bahkan di tingkat Perguruan Tinggi sekali pun. di sisi lain, pendidikan agama di madrasah-madrasah sepulang sekolah formal saat ini tidak efektif karena perhatian anak-anak lebih terfokus pada tayangan televisi.

Ketiga, kegagalan fungsi keluarga sebaga kontrol terhadap gerak dan perilaku remaja sebagai generasi muda Islam. Mereka telah gagal mendidik dan memberikan pendidikan agama yang benar. Parahnya, malah mereka sendirilah yang terbawa arus moderen. dengan berdalih “ikut mode” layaknya para remaja.

Keempat, peran perancang busana yang tidak memahami dengan benar prinsip berpakaian dalam Islam. Sehingga mencoba menjadi “ahli” dalam mendesain pakaian Islam dengan polesan mode yang lagi trend di pasaran. Akibatnya jilbab mengalami perubahan fungsi dan bentuknya. Hingga akhirnya dikenal dengan Trend Kudung Gaul.

Kelima, munculnya para muallaf di kalangan para artis atau artis yang ‘insyaf’ menggunakan kerudung. Artis di era modern tak ubahnya seorang Nabi yang gerak-geriknya serta ucapannya menjadi “teladan” bagi fansnya. ditambah lagi sinetron-sinetron religi yang hanya marak di bulan Ramadhan. Menampilkan cara berkerudung atau berjilbab para pemainnya yang sejatinya mereka adalah pelaku-pelaku maksiat di dunia hiburan. Mereka yang berpakaain ala artis itu dianggap sebagai remaja gaul.

http://situslakalaka.blogspot.com/2011/03/jilbab-syariat-vs-jilbab-maksiat.html

Kisah Penciptaan Pria dan Wanita

http://elsaelsi.files.wordpress.com/2010/07/muslimah.jpgAda sebuah kisah tentang penciptaan ‘Pria’ dan ‘Wanita’. Pada saat sang pencipta telah selesai menciptakan pria, ia baru menyadari bahwa ia juga harus mencipakan wanita. Padahal semua bahan untu menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria.

Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.
Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, kelembutan dari dada burung, dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan berbicara dari burung kutilang, dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau, dan kesetiaan dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka sang pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak kesepian seorang diri.
Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya : “Tuhan, ciptaanmu yang telah engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia. Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta slalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang mengembalikan wanita itu kepadamu, karena aku tidak bisa hidup dengannya.”
“Baiklah” kata sang pencipta.
Dan ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu kemudian, pria itu datang kembali kepada Tuhan, dan berkata :
 
“Tuhan, sejak aku mengembalikan wanita ciptaanmu, kini aku merana kesepian. Tiada lagi yang memperhatikanku. Tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu memikirkan dia, kemanapun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. dikala aku sendirian, ku bayangkan wajahnya yang cantik, ku bayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya. Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!”.
Sang pencipta berkata “Baiklah”.
Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan. dan berkata, “Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Ia semakin menyebalkan, aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepadamu. Ambilah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya”.

Sang pencipta balik bertanya, “Kamu tidak dapat lagi hidup dengannya?”. Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. dalam hatinya ia berkata, “apa yang harus ku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?”.

“Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan sahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!” jawab Tuhan.

Dan inilah enam kebutuhan mendasar Pria dan Wanita :
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan Pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan Pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan Pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan Pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan Pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan Pria membutuhkan dorongan.

Maaf, Semoga bermanfaat buat bahan renungan.

berarti kematian anda sudah dekat

[Image: e622eb88b8a7bff38e43a6902efbb58c.jpg]

Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?

Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:

1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.

2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.

3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.

4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.

5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.

6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.

7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.

Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.

Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.

Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
Tanda Tanda Orang Akan Meninggal Seminggu Lagi

Minggu, 13 Maret 2011

10 Tips Belajar Agar Menjadi Lebih Pintar dan Cerdas


Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal

Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar

Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

3. Mencatat pokok-pokok pelajaran

Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

4. Hapalkan kata-kata kunci

Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

5. Pilih waktu belajar yang tepat

Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun suasana belajar yang nyaman

Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

7. Bentuk Kelompok Belajar

Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.

8. Latih sendiri kemampuan kita

Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari

Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

10. Sediakan waktu untuk istirahat

Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.